Blog

Seputar Transit dan Kegiatan Selama Transit

Bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan perjalanan naik pesawat ke belahan bumi lain, pasti juga sudah pernah atau bahkan terbiasa dengan yang namanya transit.

Transit adalah perhentian sementara untuk berganti pesawat (atau melanjutkan pesawat yang sama, tapi dengan mayoritas penumpang yang berbeda) untuk melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan. Sebenarnya, konsep transit tidak terbatas pada moda transportasi udara. Berikut beberapa tips seputar transit :

Periksa dengan seksama berapa lama waktu Anda transit. Ini penting, karena kita jadi tahu kapan harus kembali lagi ke departure lounge atau ruang tunggu untuk melanjutkan perjalanan. Jangan sampai ketinggalan! Apalagi jika sendirian.

Jika Anda memiliki waktu kurang dari 1 jam:

Belanja oleh-oleh, makan/minum, keliling sebentar (pastikan Anda sudah tahu ruang tunggu ada di sebelah mana), atau hanya duduk sambil membaca atau ngobrol dengan teman seperjalanan/teman baru Anda.

Jika Anda memiliki waktu 2 – 3 jam:

Eksplorasi bandara secara ekstensif, cari tahu apakah ada tur keliling bandara (bandara di Frankfurt memiliki tur bandara dengan bis khusus), relaksasi: tidur atau mandi (ya, beberapa bandara memiliki fasilitas shower dan tempat tidur, seperti di Changi.

Jika Anda memiliki waktu 3 – 12 jam:

Banyak sekali opsi yang bisa dilakukan. Anda bisa melakukan semua kegiatan di atas, bahkan berkali-kali. Bawalah buku, iPod atau laptop dan lakukan pekerjaan atau bersenang-senang. Sekali lagi, jangan sampai lupa waktu. Anda juga bisa istirahat di ruang-ruang yang kadang khusus disediakan.

Jika Anda memiliki lebih dari 12 jam:

Cari penginapan. Banyak hotel transit yang dapat disewa jam-jaman atau per malam.

Lebih baik lagi, kalau visa atau paspor Anda memenuhi, keluarlah dari imigrasi. Bandara Incheon di Korea Selatan memiliki fasilitas “_transit tour_”:http://www.visitkorea.or.kr/enu/SI/SI_EN_3_5_1.jsp di mana pemegang paspor tertentu (walau tak punya visa Korea Selatan) dapat keluar dan ikut dalam pilihan tour terpandu dari 1 jam hingga 7 jam. Asyik, bukan?

Bagi yang suka fotografi, bisa keliling bandara dan mengambil foto-foto unik dari pengunjung atau arsitektur bandara.

Apapun kegiatan Anda, ingat bahwa Anda hanya bisa berada di dalam bandara dan tidak bisa keluar jika tak memiliki izin yang mencukupi (visa, misalnya). Selain itu, pastikan Anda tidak berada di anjungan keberangkatan jika masih ingin keluar bandara, karena biasanya tidak bisa keluar lagi.

Jaga barang-barang Anda dengan rapi, gunakan troli jika perlu. Jangan sampai kehilangan.

Dapatkan peta bandara, apalagi bandara itu besar. Biasanya peta bandara dibagikan gratis dalam bentuk buklet atau brosur lipat.

Jika terjadi apa-apa, jangan panik dulu. Perhatikan di mana letak pusat informasi. Anda juga bisa mengisi waktu transit dengan menelepon ke tanah air. Belilah kartu telepon yang mencukupi dananya, jika ponsel Anda tidak bisa digunakan. Semoga transit Anda menyenangkan dan produktif!